Minggu, 16 Oktober 2016

Pengangguran di Indonesia

          Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya. Pengangguran merupakan masalah sosial bangsa ini yang merugikan, dan tentu saja menimbulkan berbagai dampak negatifnya yaitu munculnya kemiskinan dan kriminalisme dikalangan masyarakat.Pengangguran tidak bisa dilepaskan dari kemiskinan. Pengangguran hanyalah salah satu akibat dari kondisi lain.
               
      Melemahnya daya serap tenaga kerja di beberapa sektor industri, membuat angka pengangguran bertambah. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah pengangguran di Indonesia pada Agustus 2015 sebanyak 7,56 juta orang, bertambah 320 ribu orang dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu 7,24 juta jiwa.tingkat pengangguran terbuka pada Februari 2016 mencapai 7,02 juta orang atau 5,5 persen.        Realisasi tersebut, terjadi penurunan 430.000 dibandingkan dengan Februari 2015 yang sebesar 7,45 juta orang dengan persentase 5,81 persenPenurunan angka pengangguran tersebut juga terjadi jika dibandingkan dengan angka pengangguran pada bulan Agustus 2015. Data pengangguran per Agustus 2015 sendiri sebesar 7,56 juta orang.
               Pada Februari 2016, jumlah penduduk usia kerja (15 tahun ke atas) di Indonesia adalah 187,60 juta orang. Dari jumlah itu, sebanyak 127 juta orang merupakan angkatan kerja atau aktif dalam kegiatan ekonomi. Sedangkan 59,93 juta orang bukan angkatan kerja. Sedangkan pada Februari 2015 total penduduk usia kerja 184,60 juta orang, dengan 128,30 juta orang angkatan kerja, dan 56,30 juta orang bukan angkatan kerja.
            Tingkat penggangguran dapat dihitung dengan cara membandingkan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang dinyatakan dalam persen. Jumlah pengangguran biasanya disebabkan oleh kurangnya lapangan pekerjaan. Sebenarnya, kalau seseorang menciptakan lapangan kerja, menciptakan lapangan kerja (minimal) untuk diri sendiri akan berdampak positif untuk orang lain juga, misalnya dari sebagian hasil yang diperoleh dapat digunakan untuk membantu orang lain walaupun sedikit saja.
          
             Faktor-faktor yang diduga menyebabkan tingginya tingkat pengangguran yaitu faktor ekonomi, pendidikan, lowongan kerja, dan kependudukan.          Faktor ekonomi meliputi inflasi, PDB (Produk Domestik Bruto), UMR (Upah Minimum Regional), dan pertumbuhan ekonomi. Kami asumsikan inflasi berbanding lurus dengan tingkat pengganguran, sedangkan kenaikan PDB, UMR, dan pertumbuhan ekonomi berbanding terbalik dengan tingkat pengangguran.        Faktor pendidikan meliputi siswa putus sekolah, jumlah penduduk di atas 15 tahun yang berpendidikan SMA ke bawah, dan jumlah penduduk lulusan S1 ke atas. Saya asumsikan, semakin tinggi siswa putus sekolah, maka akan terjadi tingkat pengangguran yang tinggi. Tingkat pendidikan juga berpengaruh penting terhadap tingginya pengangguran. Semakin tinggi pendidikan yang ditamatkan, maka pengangguran dapat diminimalisir. 
             Namun, hal tersebut belum berlaku karena masih banyak pengangguran yang berlatar pendidikan sarjana.        Jumlah lowongan kerja diasumsikan berpengaruh terhadap jumlah pengangguran karena jumlah lowongan kerja tidak sebanding dengan jumlah pencari kerja. Lebih lagi, jumlah lowongan kerja yang ada di Indonesia tidak mampu menampung semua lulusan setiap tahunnya. Adanya penurunan maupun kenaikan jumlah lowongan kerja mengakibatkan tingkat pengangguran yang bervariasi.   
            Maka dari itu masalah pengangguran di Indonesia harus cepat diatasi dengan cara meningkatkan mutu pendidikanyang baik, meningkatkan keterampilan kerja , mendirikan pusat latihan latihan kerja , memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan cara cara tersebut diharapkan pengangguran di Indonesia bisa diatasi



Referensi :https://agungspratama.wordpress.com/2016/06/04/analisis-regresi-linear-penyebab-pengangguran-di-indonesia/https://beritagar.id/artikel/berita/data-bps-pengangguran-di-indonesia-756-juta-oranghttp://muhammadaliblogger.blogspot.co.id/2016_04_01_archive.html


NB : Essay ini adalah latihan menulis saya, mohon maaf apabila ada salah satu pihak yang tersinggung dan kurangnya sumber yang saya cantumkan. Kritik dan saran senantiasa saya nantikan agar saya dapet menulis essay yang lebih baik.terimakasih.